Like a Chicken in PT Protelindo Tbk

Harus ada yang pertama dalam segala hal, termasuk karir.

Betapa senangnya gue akhirnya punya title dan nama gue jadi Diah Arum Anggraeni A.Md. Ketika kuliah gue pikir nyari pekerjaan adalah hal yang mudah terlebih gue udah punya beberapa list perusahaan yang akan gue lamar nanti ketika gue lulus. Tapi kenyataannya nyari kerja itu susah asli!! Mungkin emang sekarang kebanyakan perusahaan nyari yang Sarjana, sedangkan gue Diploma. Alhasil gue dan beberapa temen seperjuangan harus nge filter lowongan pekerjaan khusus Diploma. Bukan perkara itu aja, jurusan gue sedikit lowongannya. Oh iya gue jurusan Perdagangan Internasional dari APP. Tapi menurut gue jurusan ini berpotensi ketika kita berada di tempat yang tepat. Dan Indonesia, sekali lagi Indonesia negara tercinta. Di mana title lebih “spesial” dibandingkan kualitas (untuk sebagian perusahaan). Wow!!

Oke gue di sini gak akan nerusin curhatan dan seluruh pemikiran gue tentang hal di atas, lanjut ke Protelindo. PT Protelindo Tbk adalah perusahaan pertama yang memberikan gue kesempatan untuk berkarir, waktu itu gue ngelamar jadi Administrasi Engineering. Seneng dong bisa dipanggil wawancara oleh salah satu perusahaan tower terbesar di Indonesia deket GI pula (lumayanlah buat hedon).

Waktu itu gue janjian jam 9 pagi langsung ketemu HRD nya dan nunggu beberapa menit sambil gue isi form tentang data diri gue. Pas interview sama HRD gue berusaha tenang dan ada beberapa pertanyaan yang gue inget kaya gini :

  1. Ceritakan tentang diri anda
  2. Jika kalian sedang bekerja lalu ada karyawan lain atau atasan meminta bantuan anda untuk mengerjakan pekerjaannya, maka apa yang akan anda lakukan? Sedangkan pekerjaan anda masih belum selesai.
  3. Bagaimana sikap anda ketika menghadapi orang yang sedang emosional?
  4.  Jika anda memiliki perbedaan pendapat dengan rekan kerja anda apa yang akan anda lakukan?
  5. Lalu pemimpin seperti apa yang anda inginkan?

Setelah lancar wawancara sama HRD langsung wawancara ke User. Di sini ketenangan gue mulai unstable. Gue di ajak ke satu ruangan beserta beberapa User, waktu itu gue bareng dengan tiga User dan gue sendiri. Oh God. Oke gua harus kalem biar gampang mikir. Setelah perkenalan diri gue dikasih soal ngitung-ngitung. Gak ada kalimat apapun kecuali langsung gambar dan angka. Nah di sini akan diukur seberapa egois dan sok tau nya kalian. Jujur ada soal yang gue gak ngerti apa yang ditanyakan di soal itu, lah wong cuma gambar sama angka tok. Yaaa akhirnya gue isi sebisa gue TANPA NANYA alhasil buanyak yang salah. Tapi bukan bener atau salahnya yang dicari mereka, tapi seberapa sering kalian mau komunikasi terhadap pekerjaan yang kalian engga tau. Jadi lebih baik banyak nanya dibandingkan salah. Camkan!!

Selesai test di atas selanjutnya wawancara biasa. Usernya sebenernya gak kaku. Tp justru ini masalahnya. Karna mereka santai dan suka becanda gue jadi bingung jawab pertanyaan mereka. Ini salah satu pertanyaan yang paling membekas dan buat gue malu.

“Kamu kalo nyari pacar gimana? Diliat dari mananya?”

Nah loh gue harus jawab pake perasaan gue sebagai ABG apa gimana nih. Akhirnya gue jawab :

“Saya suka orang yang misterius pak, itu semacem punya chemistry menurut saya.”

Serentak mereka ketawa dan gue dibilang “kenapa kamu ga masuk Stand Up Comedy?”

Oh daaaaaaaammmnnn. Bodoh sekali jawaban gue!!! Rasanya gue pengen pesen Go*ek saat itu juga buat pulang. I feel like chicken. Argh!!!

Ini beberapa pertanyaan wawancara User PT Protelindo yang gue inget :

  1. Kenapa anda tertarik dengan jurusan ini?
  2. Menginginkan pemimpin seperti apa?
  3. Protelindo sekarang ada berapa tower?
  4. Apakah anda siap lembur?
  5. Jika ada teman yang ingin bertemu di jam kantor apa yang akan anda lakukan?

Setelah dua minggu gue nunggu kabar dari Protelindo ternyata gue gak lolos. Yasudahlah yang penting gue banyak belajar di wawancara ini. Thanks Protelindo.